Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Dasar Berbisnis, Etika Dalam Menjalankan Bisnis

Dasar Berbisnis, Etika Dalam Menjalankan Bisnis

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 12 Mei 2013
  • visibility 437

Dasar Berbisnis, Etika Dalam Menjalankan Bisnis,  makna dan pengertian bisnis, bagaimana bisnis dimengerti dan dijalankan, memahami bisnis dalam etika dan praktik lapangan. Anoraga (1996) mengartikan bahwa bisnis memiliki makna dasar “The buying and selling of goods and service.” Dalam kamus bahasa Indonesia , bisnis diartikan sebagai usaha dagang, usaha komersial di dunia perdagangan. Pakar bisnis Skinner (1992) , mendefinisikan bisnis sebagai pertukaran barang, jasa, atau uang yang saling menguntungkan atau memberi manfaat antara satu dengan yang lainnya. Sementara Attner (1994) mengatakan, bisnis adalah organisasi yang menjalankan aktivitas produksi dan penjualan barang-barang dan jasa-jasa yang diinginkan oleh konsumen untuk memperoleh keuntungan.
Saya tertarik dengan apa yang dikemukankan Skinner di atas. Bisnis tidak semata-mata diartikan sebagai pertukaran barang atau jasa dengan uang. Atau semata-mata aktifitas produksi untuk mencari keuntungan saja. Skinner memberikan tambahan bahwa bisnis juga harus memberikan manfaat antara kedua belah pihak yang sedang melakukan transaksi bisnis. Jadi harus tidak ada yang dirugikan dalam bertransaksi bisnis.

Sering kali para pelaku bisnis hanya memikirkan usaha untuk mencari keuntungan sebanyak mungkin. Ketika transaksi jual beli telah terjadi antara produsen dengan konsumen, seolah-olah tanggungjawab produsen sudah berhenti sampai disitu. Asalkan barang/jasa yang dibeli sudah ditangan konsumen, produsen seolah lupa memikirkan kepuasan pelanggan dan tidak ada jaminan garansi jika tidak puas. Selama ini terus terang saya lebih sering berlaku sebagai konsumen daripada sebagai produsen. Dan jika tidak ada jaminan kepuasan dari produsen yang terlibat transaksi bisnis dengan saya, saya juga sering merasa dikecewakan.

Sebagai pelaku bisnis, terutama jika kita berlaku sebagai produsen, jaminan kepuasan dan garansi bahwa tidak akan ada masalah dengan produk yang kita buat hendaknya diperhatikan dengan baik. Hal ini untuk melindungi hak konsumen yang seringkali diabaikan oleh produsen. Sekaligus menjamin bahwa kepuasan pelanggan sudah kita utamakan. Sebagai produsen, kita tentunya telah ‘dipuaskan’ dengan menerima pembayaran atas produk kita, namun di sisi konsumen, ‘kepuasan’ itu tidak hanya saat produk kita telah mereka terima melainkan hingga maksud dari konsumen tersebut membeli produk kita telah terpenuhi juga.

Misalkan ada konsumen yang membeli sebuah website dari seorang penyedia jasa pembuatan website. Sang konsumen berharap dengan adanya website, bisnisnya bisa diakses via internet dan mudah melakukan pengelolahan tanpa adanya error di tengah jalan. Untuk menggaransi harapan konsumen ini, si penyedia jasa ini harus memberikan pendampingan terus menerus hingga konsumen benar-benar bisa mengoperasikan website yang dia buat. Tidak cukup hanya dengan memberika ID dan password website yang sudah online saja.

Contoh lain, jika orang membeli rice cooker baru. Harus ada buku manual yang memberikan panduan penggunaan supaya konsumen mendapatkan hasil yang dia harapkan. Yakni nasi yang tidak hanya matang namun matang dengan kualitas baik seperti yang konsumen dapatkan melalui iklan. Jika dengan buku manual tersebut konsumen masih belum bisa mengoperasikan atau mendapatkan hasil sesuai yang dia harapkan, harus ada jalur lain dari produsen untuk terus memberikan panduan hingga konsumen benar-benar puas. Dalam kasus rice cooker ini, produsen tidak cukup jika hanya bertanggung jawab: asal barangnya sudah diterima pembeli. Dasar Berbisnis, Etika Dalam Menjalankan Bisnis,  makna dan pengertian bisnis, bagaimana bisnis dimengerti dan dijalankan, memahami bisnis dalam etika dan praktik lapangan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Bantul Mendapat Penghargaan Pelopor Pengembangan Usaha Mikro, pertumbuhan ekonomi bantul yogyakarta, pemerintah bantul mendapatkan penghargaan pelopor pengambang usaha mikro dan menengan, UMKM bantul jogja,

    Pemerintah Bantul Mendapat Penghargaan Pelopor Pengembangan Usaha Mikro

    • calendar_month Rab, 29 Mei 2013
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Pemerintah Bantul Yogyakarta sangat gigih dalam memperjuangkan usaha mikro (UKM) sehingga ia mendapatkan penghargaan pelopor pengembangan usaha mikro dari dari Universitas Sebelas Maret Surakarta, Jawa Tengah. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul Sulistyanto, Minggu di Bantul mengatakan, piagam penghargaan pelopor pengembangan UMKM tersebut diberikan langsung oleh Direktorat Universitas Sebelas Maret di gedung kampus […]

  • Pertemuan Rutin Bulanan HIPSI DIY

    Pertemuan Rutin Bulanan HIPSI DIY

    • calendar_month Sab, 28 Des 2013
    • visibility 710
    • 0Komentar

    Himpuna Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) DIY secara kontinue terus melakukan konsolidasi baik internal organisasi maupun eksternal organisasi. Sebagai bagian dari agenda rutin organisasi HIPSI DIY melakukan pertemuan yang diadakan pada tanggal 26 Desember 2013 kemarin. Pertemuan rutin ini dilakukan sebaai bentuk konsolidasi internal organisasi dimana didalamnya diisi dengan berbagai acara. Pertemuan rutin ini merupakan pertemuan […]

  • , peluang usaha rumahan, bisnis rumahan minim resiko, peluang usaha modal kecil, bisnis rumahan jangka panjang

    Usaha Dari Rumah; Contoh Bisnis Rumahan Modal Kecil Minim Resiko

    • calendar_month Sab, 1 Jun 2013
    • visibility 517
    • 0Komentar

    Usaha dari rumah, bisnis rumahan, bisnis minim resiko adalah pilihan usaha yang banyak dicari oleh ibu-ibu rumah tangga atau bagi orang yang sedang ingin memulai usaha sampingan. Membangun usaha rumah adalah memuat pilihan bagaimana mendapatkan keuntungan dengan keadaan yang terbatas dan modal yang terbatas juga namun mampu menghasilkan uang yang konsisten dan jangka panjang. Hal […]

  • Langkah-langkah Dalam Melakukan Kontrak Dalam Bisnis, peran hukum bisnis dalam kemajuan dagang, peranan hukum niaga dalam bisnis, melakukan kontrak dalam bisnis.

    Langkah-langkah Dalam Melakukan Kontrak Dalam Bisnis

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2013
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Langkah-langkah Dalam Melakukan Kontrak Dalam Bisnis, peran hukum bisnis dalam kemajuan dagang, peranan hukum niaga dalam bisnis, melakukan kontrak dalam bisnis. A. Pengertian Kontrak Bisnis Kontrak merupakan perjanjian yang bentuknya tertulis. Dalam suatu Kontrak bisnis, ikatan kesepakatan di tuangkan dalam dalam suatu perjanjian yang bentuknya tertulis. Hal ini untuk kepentingan kelak, jika dikemudian hari terjadi sengketa […]

  • Event Pelatihan Manajemen Travel Umrah dan Minimarket Yogyakarta, pelatihan membangun usaha travel haji, membangun usaha ritel minimarket, cara dan langkah membuat minimarket, pelatihan membangun minimarket.

    Event Pelatihan Manajemen Travel Umrah dan Minimarket Yogyakarta

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2013
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Manajemen travel dan umrah serta usaha minimarket merupakan dua segment garapan bisnis yang cukup menjanjikan, hal ini bisa dilihat dari pangsa pasar yang jangka panjang dan menjangkau market yang luas. Dari manajement travel haji bisa dilihat dari jumlah umat islam yang ada di indonesia adalah terbanyak di dunia sehingga sangat potensial untuk dikebangkan tidak hanya […]

  • Era Untuk Berbisnis, Waktu Tepat Untuk Memulai Usaha, kondisi ekonomi yang menguntungkan, ekosistem ekonomi nasional yang baik

    Era Untuk Berbisnis, Waktu Tepat Untuk Memulai Usaha

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2013
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Era Untuk Berbisnis, Waktu Tepat Untuk Memulai Usaha, kondisi ekonomi yang menguntungkan, ekosistem ekonomi nasional yang baik, semua itu adalah hal yang perlu kita tau dari membangun sebuah usaha. Ada banyak alasan dikemukakan, mulai dari susahnya mencari pekerjaan sehingga alternatif berbisnis adalah salah satu solusinya. Pandangan itu lebih pesimistis. Memang ada banyak perspektif untuk menjelaskan itu. Namun […]

expand_less