Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Era Untuk Berbisnis, Waktu Tepat Untuk Memulai Usaha

Era Untuk Berbisnis, Waktu Tepat Untuk Memulai Usaha

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 11 Mei 2013
  • visibility 404

Era Untuk Berbisnis, Waktu Tepat Untuk Memulai Usaha, kondisi ekonomi yang menguntungkan, ekosistem ekonomi nasional yang baik, semua itu adalah hal yang perlu kita tau dari membangun sebuah usaha. Ada banyak alasan dikemukakan, mulai dari susahnya mencari pekerjaan sehingga alternatif berbisnis adalah salah satu solusinya. Pandangan itu lebih pesimistis. Memang ada banyak perspektif untuk menjelaskan itu. Namun di sini saya ingin berbagi tentang alasan yang menurut saya pas sebagai pendorong kenapa kita tepat jika berbisnis saat ini. Saya ingin menceritakan alasan dari sisi ekonomi. Pandangan yang lebih optimistis. Selain memang 9 dari 10 pintu rezeki adalah berdagang. Saat ini kondisi ekonomi Indonesia sedang dalam masa ranum-ranumnya. Sedang masa segar-segarnya dan siap berbuah dan lebih mekar lagi. Setidaknya begitu yang pernah disampaikan pakar marketing Indonesia, Hermawan Kertajaya. Beliau mengatakan saat ini pertumbuhan ekonomi akan merangsek naik secara signifikan diakibatkan semakin banyaknya masyarakat kelas menengah.

Data mengatakan dimulai tahun 2010 jumlah masyarakat kelas menengah di Indonesia sudah mencapai 50% lebih dari seluruh jumlah penduduk di Indonesia. Tenang, supaya tidak terlalu susah dicerna membicarakan teori-teori ekonomi tingkat tinggi, karena saya juga pusing menjelaskannya maka mari coba saya jelaskan lebih sederhana. Semoga lebih mudah dicerna.

Jadi begini, belajar dari sejarah negara-negara berkembang, perekonomian mereka akan melesat jauh berkembang saat jumlah masyarakat kelas menengah mereka sudah mencapai lebih dari 50%, China mengalaminya di awal tahun 2000an, disusul Singapura, dan yang paling baru adalah Malaysia. (untuk data lebih baik silakan dicek sendiri, karena saya juga tidak dikaruniai menghafal data-data angka dengan baik). Dan mulai tahun 2010 lalu Indonesia sudah mulai mencapainya.

Lantas apa efek dari jumlah kelas menengah yang banyak itu?

Mari saya jelaskan terlebih dahulu apa itu kelas menengah? Kelas menengah atau sering kali disebut dengan c3000 (costumer 3000 US Dolar) adalah penduduk yang memiliki penghasilan 3.000 Dolas AS setahun. Kelas menengah ini identik juga dengan kalangan terpelajar dan dekat dengan teknologi. Dari sini mereka memiliki peran yang signifikan terhadap perkembangan suatu negara.

Jika di rupiahkan akan jadi seperti ini: USD 3000 x Rp 9.800 = Rp. 29.400.000/tahun. Atau pengasilan perbulan jadi Rp. 29.400.000 / 12 = Rp. 2.450.000. Jadi c3000 adalah penduduk dengan penghasilan minimal Rp. 2.450.000/bulan.

Penduduk yang termasuk dalam c3000 itu saat ini sedang ‘bingung’ menghabiskan duitnya. Mereka dikenal dengan penduduk yang memiliki uang menganggur dengan jumlah lumayan. Artinya tidak habis digunakan untuk kebutuhan primernya. Maka dari itu c3000 ini lagi doyan membelanjakan uangnya untuk memenuhi kebutuhan tersier atau untuk memenuhi liefstyle-nya.

Indikasi yang mudah dilihat adalah semakin banyak dan menjamurnya departement store dan swalayan besar di kota-kota kecil atau di pinggiran kota besar. Di kota saya Pasuruan, Jawa Timur misalnya, sebenarnya tidak pernah ada sejarahnya brand besar membuka outletnya di sana, namun saat ini sudah ada supermarket Giant dan Carefour di sana.

Indikasi lain, semakin panjang antrean di restoran-restoran terkenal untuk sekedar makan malam. Beberapa dekade yang lalu, penduduk kita sudah cukup untuk makan di rumah saja dan sesekali ‘makan di luar’, namun kini itu sudah menjadi gaya hidup sendiri.

Contoh lain adalah berita yang menyebutkan banyak perusahaan maskapai membeli pesawat baru guna memenuhi permintaan penumpang yang semakin hari semakin bertambah. Ini menunjukkan bahwa naik pesawat bukan lagi barang mewah alias dengan uang di kantong mereka kini sudah mampu membelanjakan untuk keperluan selain yang utama.

Pembahasan tentang c3000 ini dengan baik dan renyah dijelaskan oleh pakar marketing @yuswohadi dan bisa kamu baca di blog pribadinya.

Yang mau saya sampaikan adalah, saat ini banyak sekali penduduk Indonesia yang kelebihan dana di kantong mereka dan bingung mau dibelanjakan untuk apa. Mungkin salah satu dari 50% kelas menengah tersebut adalah kamu sendiri. Bingung juga kan menghabiskan duit di rekeningmu?

Nah pilihannya sekarang adalah dua: menjadi konsumen yang bingung mau membelanjakan apa lagi duit di kantong ini. Mereka menjalani hidup lebih ‘nyaman’, tiap bulan mendapatkan penghasilan kemudian bingung membelanjakan untuk apa, lalu uang habis awal bulan dan dapat penghasilan lagi di awal bulan. Ada sih yang ditabung, namun seringkali jumlahnya sedikit.

Atau alternatif kedua menjadi produsen dengan mindset siap menampung duit lebih c3000 ini melalui bisnis yang kita miliki. Jadi tiap hari kita ‘sibuk’ memikirkan siapa lagi yang sedang bingung menghabiskan duitnya silakan berbelanja di tempat saya saja. Hehehe. Tidak ada alasan untuk tidak memulai berbisnis, setidaknya kalau menginginkan kaya ya…bisnis jangan korupsi. Waktu Tepat Untuk Memulai Usaha, kondisi ekonomi yang menguntungkan, ekosistem ekonomi nasional yang baik.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • terkait usaha belut, cara membangun usaga belut, perhitungan detail usaha belut maupun produksi efisien dalam usaha belut

    Cara Budidaya Belut dalam Drum, Peluang Agrobisnis

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2013
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Cara budidaya belut dalam drum,  peluang agrobisnis pelihara belut dalam drum. Selama ini belut dianggap sebagai hewan yang kurang menjanjiakan dalam agrobisnis karena selain pemeliharaan belut yang susah juga membutuhkan lahan produksi yang lebih, namun hal itu ternyata bukanlah halangan dalam membangun usaha belut. Belut merupakan binatang yang cukup unik, belut senang hidup pada lumpur […]

  • Dasar Berbisnis, Etika Dalam Menjalankan Bisnis, makna dan pengertian bisnis, bagaimana bisnis dimengerti dan dijalankan, memahami bisnis dalam etika dan praktik lapangan.

    Dasar Berbisnis, Etika Dalam Menjalankan Bisnis

    • calendar_month Ming, 12 Mei 2013
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Dasar Berbisnis, Etika Dalam Menjalankan Bisnis,  makna dan pengertian bisnis, bagaimana bisnis dimengerti dan dijalankan, memahami bisnis dalam etika dan praktik lapangan. Anoraga (1996) mengartikan bahwa bisnis memiliki makna dasar “The buying and selling of goods and service.” Dalam kamus bahasa Indonesia , bisnis diartikan sebagai usaha dagang, usaha komersial di dunia perdagangan. Pakar bisnis Skinner […]

  • Langkah-langkah Dalam Melakukan Kontrak Dalam Bisnis, peran hukum bisnis dalam kemajuan dagang, peranan hukum niaga dalam bisnis, melakukan kontrak dalam bisnis.

    Langkah-langkah Dalam Melakukan Kontrak Dalam Bisnis

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2013
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Langkah-langkah Dalam Melakukan Kontrak Dalam Bisnis, peran hukum bisnis dalam kemajuan dagang, peranan hukum niaga dalam bisnis, melakukan kontrak dalam bisnis. A. Pengertian Kontrak Bisnis Kontrak merupakan perjanjian yang bentuknya tertulis. Dalam suatu Kontrak bisnis, ikatan kesepakatan di tuangkan dalam dalam suatu perjanjian yang bentuknya tertulis. Hal ini untuk kepentingan kelak, jika dikemudian hari terjadi sengketa […]

  • bisnis apartemen di kawasan yogyakarta, perkembangan bisnis propertis di yogyakarta, bangunan apartemen di yogyakarta, investasi apartemen di yogyakarta.

    Bisnis Hunian Apartemen Menjadi Trend Masa Depan Yogyakarta

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2013
    • visibility 590
    • 0Komentar

    Bisnis hunian apartemen menjadi trend masa depan yogyakarta, hunian apartemen akan menjadi trend hunian masa yang akan datang di kawasan yogyakarta. Banyak faktor yang melatar belakangi fenomena ini, semakin sulitnya lahan hunian dikawasan kota yogyakarta karena semakin mahalnya harga tanah tentunya. Selain itu kawasan yogyakarta merupakan kota tujuanm kota yogyakarta merupakan kota pendidikan, kota budaya […]

  • Penyanyi Anang Hermasnyah Jadi Brand Ambassador HIPSI

    Penyanyi Anang Hermasnyah Jadi Brand Ambassador HIPSI

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2013
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Anang Hermansyah, penyanyi papan atas indonesia ini mendapat jabatan baru dari Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI). Kemarin, suami Ashanti ini dikukuhkan sebagai Pembina HIPSI Pusat dan Brand Ambassador HIPSI. Seusai pengukuhan yang dilaksanakan di kantor PWNU Jatim, Anang mengatakan masuk ke HIPSI karena panggilan hati. Sebagai orang NU tulen, dirinya ingin ikut berkecimpung dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. “Saya melihat perkembangan kehidupan […]

  • buku panduan keuangan syariah, implementasi akutansi syaraaiah, prinsip-prinsip keuangan syariah

    Akutansi Syariah, Sebuah Prinsip Keuangan Islam

    • calendar_month Sen, 6 Mei 2013
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Ilmu akutansi, management akutansi, manajement keuangan, rancangan keuangan, terangkum dalam bingkai prinsip dasar akutansi islam. Akuntansi dikenal sebagai sistem pembukuan “double entry”. Menurut sejarah yang diketahui awam dan terdapat dalam berbagai buku “Teori Akuntansi”, disebutkan muncul di Italia pada abad ke-13 yang lahir dari tangan seorang Pendeta Italia bernama Luca Pacioli. Beliau menulis buku “Summa […]

expand_less