Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peluang Usaha » Peluang Usaha Membuka Usaha Toko Kelontong

Peluang Usaha Membuka Usaha Toko Kelontong

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 5 Jun 2013
  • visibility 687

Usaha toko kelontong memang bukan jenis usaha baru. Namun, perlu dicermati bahwa usaha ini memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan minimarket yang sekarang banyak bertebaran. Sebab, toko kelontong bisa didirikan hampir di mana saja, bahkan di tempat-tempat yang tidak terjangkau oleh jaringan minimarket. Selain itu, usaha toko kelontong bisa dijalankan tanpa harus meninggalkan kewajiban lainnya sebagai ibu rumah tangga. Itulah mengapa banyak perempuan, terutama ibu rumah tangga berminat menjalankan usaha toko kelontong.Langkah-langkah persiapan:

1. Sediakan jumlah modal yang sesuai dengan skala usaha toko kelontong Anda. Dengan modal ini, belilah beberapa jenis barang dagangan yang sekiranya sering dibutuhkan orang.

2. Ketahuilah selera dan karakteristik masyarakat sekitar toko kelontong Anda.Dengan demikian, Anda lebih mengetahui apa saja yang mereka butuhkan dan minati. Misalnya, jika Anda berjualan di lingkungan kos mahasiswa, sesuaikan barang-barang dagangan Anda dengan selera mereka.
3. Tentukan lokasi toko kelontong Anda. Jika Anda menginginkan lokasi yang bersatu dengan bangunan rumah, maka Anda harus membangun ruang khusus atau memodifikasi ruang yang telah ada di bagian depan rumah Anda.
4. Melakukan survei tentang di mana Anda dapat memperoleh pasokan barang dagangan dengan harga yang lebih murah tanpa mengorbankan kualitas.
5. Membeli plaing tidak sebuah etalase kaca atau rak untuk memajang barang-barang dagangan Anda.
Langkah-langkah realisasi:
1. Juallah barang-barang yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari, misalnya beras, deterjen, sabun mandi, dan sebagainya.
2. Buatlah toko kelontong Anda berbeda dari toko kelontong lainnya. Jika kebanyakan toko kelontong di sekitar Anda terlihat kotor atau kusam dan memajang barang dengan susunan yang membosankan bagi konsumen, buatlah toko kelontong Anda lebih bersih, menarik dan tertata sehingga pengunjung toko kelontong Anda merasa tertarik.
3. Bersikap ramah dan hangat terhadap pembeli. Akan lebih baik jika Anda melayani pembeli dengan senyum, sedikit basa-basi dan obrolan kecil yang membuat akrab dengan sang pelanggan.
4. Taksirlah seberapa banyak stok barang dagangan yang harus Anda beli dalam jangka waktu tertentu. Untuk barang-barang yang sangat diminati pembeli, belilah agak banyak daripada yang lebih sedikit diminati.Anda juga harus berhati-hati terutama dengan produk-produk yang memiliki masa kadaluarsa.
Jangan sampai karena merasa banyak yang akan membeli, Anda terburu nafsu untuk memborong barang -barang yang masa kadaluarsanya hampir dekat. Hal ini untuk
menghindari kerugian yang tidak perlu.
5. Pada tahap awal usaha, kelola keuangan toko kelontong dengan cermat. Gunakan keuntungan untuk berinvestasi memperbesar usaha daripada menghambur-hamburkannya untuk hal-hal konsumtif.
Langkah-langkah marketing:
1. Buatlah sebuah papan dengan nama toko Anda, untuk mempermudah orang yang lewat atau calon pembeli mengenali toko kelontong Anda.
2. Gunakan metode klasik word of mouth. Untuk yang satu ini Anda dapat melakukannya dengan bantuan tetangga, atau anggota keluarga.
Tantangan:
1. Jumlah keuntungan yang didapat per harinya  berfluktuasi karena bergantung pada banyak faktor. Kadang toko Anda tidak dikunjungi satu pembeli pun, kadang sangat ramai.
2. Mudahnya menjalankan usaha dan banyaknya toko kelontong membuat persaingan menjadi ketat.
3. Lokasi yang Anda pilih (biasanya rumah) tidak berada pada jalur yang dilewati banyak orang, sehingga hanya sedikit orang yang mengetahui keberadaan toko.
4. Anda harus bergelut dengan hal yang sama setiap hari, yaitu tinggal di rumah dan melayani pengunjung. Rasa bosan pastilah muncul.

Simulasi Keuntungan

Asumsi pendapatan harian                                                              Rp 600.000,00
Omset 1 bulan                                                                                        Rp 600.000,00 x 30     = Rp 18.000.000,00

Pengeluaran
Belanja stok produk                                                                            Rp 500.000,00 x 30 = Rp 15.000.000,00
Transportasi                                                                                           Rp 5.000,00 x 30     = Rp   150.000,00
Listik dll                                                                                                    Rp     50.000,00
Total pengeluaran                                                                                 Rp 15.200.000,00

Keuntungan bersih                                                                               Rp 18.000.000,00 – Rp 15.200.000,00     = Rp  2.800.000,00

semoga kiat-kiat ini bisa bermanfaat bagi anda yang ingin membuka usaha toko kelontong ataupun sedang mencari inspirasi usaha yang cocok buat anda, tetap semangat, berfikir positif untuk kesuksesan, InsyAllah akan anda dapatkan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Produk Kreatif Nusantara (GPKN Expo 19-22 september 2013), seminar industri kreatif, acara talkshow industri kreatif jogja, pameran industri kreatif jogjakarta, pentas seni kreasi seni budaya yogyakarta

    Gelar Produk Kreatif Nusantara (GPKN Expo 19-22 september 2013)

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2013
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Gelar Produk Kreatif Nusantara (GPKN Expo 19-22 september 2013), industri kreatif merupakan potensi wisata jogja yang belum maksimal digarap, padahal potensi industri kreatif sangat besar. Sebanyak 14 Sub Sektor Industri Kreatif Indonesia berorientasi pada ekonomi kerakyatan mayoritas berbasis di daerah dan bahkan sampai ke pelosok pedesaan.Untuk itu, guna mendukung berkembangnya industri kreatif khususnya di daerah […]

  • HIPSI & NU Dalam Bingkai Sejarah

    HIPSI & NU Dalam Bingkai Sejarah

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2013
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Himpunan Pengusaha Santri Indonesia diakui ataupun tidak merupakan anak turun dari NU, dari HIPSI ini kaun NU ingin menegaskan bahwa NU tidak sekadar komunitas sarungan yang terbelakang, melainkan komunitas yang maju mendorong ke arah peradaban kontemporer dengan memperjuangkan pilar-pilar penopangnya. Namun semua itu masih bernuansa naratif. Deskripsinya hanya tentang hal-hal yang telah terjadi. Tidak ada […]

  • Wawancara Ky.H. As’ad Said Ali; Kita Tumbuhkan Kelas Menengah Baru Dari NU, memberdayakan ekonomi umat, memajukan ekonomi umat, dalam kerangka ekonomi bangsa indonesia

    Wawancara Ky.H. As’ad Said Ali; Kita Tumbuhkan Kelas Menengah Baru Dari NU

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2013
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Perkembangan ekonomi dilakalangan nahdiyin, kita kan membahas dalam bersama Ky.H. As’ad Said Ali. Bagaimana strategi pengembangan ekonomi bagi warga NU, berikut wawancara Mukafi Niam dengan Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali beberapa waktu lalu. Bagaimana upaya pengembangan ekonomi NU? Ini merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan warga NU. Titik tolaknya dari Nahdlatut Tujjar yang dikembangkan […]

  • daftar pengurus HIPSI DIY, pembentukan pengurus hipsi diy, buchori al-zahrowi ketua hipsi diy, wirausaha santri, gerakan ekonomi santri,

    Santri Berwirausaha; Himpunan Pengusaha Santri Indonesia DIY

    • calendar_month Jum, 24 Mei 2013
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Santri Berwirausaha; Himpunan Pengusaha Santri Indonesia DIY, Meskipun berat, namun harus tetap melaksanakan tanggung jawab yang telah ditangguhkan di atas pundaknya. Demikian gambaran perasaan H Buchori Al-Zahrowi, tatkala pengusaha-pengusaha NU Yogyakarta mendaulatnya sebagai ketua Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) cabang Yogyakarta, Sabtu (1/6) sore, di gedung PWNU DIY, Jl MT Haryono, 41-42. Ditemui NU Online […]

  • Pertemuan Rutin Bulanan HIPSI DIY

    Pertemuan Rutin Bulanan HIPSI DIY

    • calendar_month Sab, 28 Des 2013
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Himpuna Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) DIY secara kontinue terus melakukan konsolidasi baik internal organisasi maupun eksternal organisasi. Sebagai bagian dari agenda rutin organisasi HIPSI DIY melakukan pertemuan yang diadakan pada tanggal 26 Desember 2013 kemarin. Pertemuan rutin ini dilakukan sebaai bentuk konsolidasi internal organisasi dimana didalamnya diisi dengan berbagai acara. Pertemuan rutin ini merupakan pertemuan […]

  • terkait usaha belut, cara membangun usaga belut, perhitungan detail usaha belut maupun produksi efisien dalam usaha belut

    Cara Budidaya Belut dalam Drum, Peluang Agrobisnis

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2013
    • visibility 455
    • 0Komentar

    Cara budidaya belut dalam drum,  peluang agrobisnis pelihara belut dalam drum. Selama ini belut dianggap sebagai hewan yang kurang menjanjiakan dalam agrobisnis karena selain pemeliharaan belut yang susah juga membutuhkan lahan produksi yang lebih, namun hal itu ternyata bukanlah halangan dalam membangun usaha belut. Belut merupakan binatang yang cukup unik, belut senang hidup pada lumpur […]

expand_less