Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perencanaan Keuangan » Bagaiamana Merencanankan Keuangan Anda Sebelum Memulai Bisnis

Bagaiamana Merencanankan Keuangan Anda Sebelum Memulai Bisnis

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 19 Mei 2013
  • visibility 405

Bagaiamana merencanankan Keuangan Anda Sebelum Memulai Bisnis, adalah pertanyaan yang sering datang untuk orang yang akan membangun sebuah usaha. Kali ini kami akan membahas tips merencanakan keuangan bisnis, rancangan keuangan bisnis, perhituangan keuangan membuka usaha.
Berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan sebelum kita memulai bisnis:

Persiapkan Dana Darurat

Keberadaan Dana Darurat ini penting sekali. Fungsi dari Dana Darurat ini adalah sebagai Dana Cadangan yang dapat diambil jika kelak jika kita sedang dalam kondisi darurat, sebagai contoh untuk Dana Darurat keluarga kondisi darurat tersebut adalah PHK, anggota keluarga yang meninggal atau anak sakit. Bagi mereka yang akan memulai usaha sebaiknya penempatan Dana Darurat ini dipisahkan antara Dana Darurat untuk pribadi (keluarga) dengan Dana Darurat untuk usaha. Sementara itu untuk dana darurat bisnis biasanya dipakai untuk beberapa hal.  Misalnya dipakai untuk mendukung biaya operasional atau pembelian bahan pokok apabila ternyata pembayaran tagihan kita belum dibayarkan.

Sering kali banyak perusahaan yang baru mulai kurang memperhitungkan biaya operasional sehingga ketika terjadi termin pembayaran mundur mereka kewalahan dan bermasalah dengan cash flow mereka.  Dana darurat bisa juga dipakai apabila ada kejadian buruk menimpa usaha kita yang memerlukan kita untuk membayar biaya ganti rugi ataupun penalty. Besarnya Dana Darurat berbeda-beda disesuaikan oleh kondisi setiap individu atau keluarga. Sedangkan untuk penempatan Dana Darurat ini ada baiknya di tempatkan pada produk keuangan yang mudah di akses, aman dan memberikan kenyamanan (beresiko rendah).

Hindari Hutang Konsumtif

Bagi anda yang sedang ingin memulai berbisnis sangat tidak disarankan untuk memiliki hutang, terutama hutang konsumtif. Namun, jika anda sudah terlanjur memiliki hutang konsumtif, sebaiknya lunasilah terlebih dahulu hutang konsumtif tersebut. Besarnya bunga yang akan dibebankan pihak bank, suatu saat akan dapat sangat mengganggu keuangan anda. Di samping itu, belum stabilnya bisnis yang akan anda jalankan tentunya akan sangat memberatkan jika harus melunasi hutang tersebut. Jika ingin melakukan pinjaman dari Bank, sebaiknya dilakukan saat usaha yang anda jalankan telah berjalan minimal selama 2 tahun. Hal ini disebabkan sudah mulai stabilnya kondisi keuangan dari usaha yang anda jalankan.

Pastikan Anda telah Memiliki Asuransi

Keberadaan proteksi/asuransi ini sangat penting untuk melindungi nilai ekonomis Anda. Asuransi pertama yang wajib dimiliki adalah asuransi kesehatan.  Ini menjadi sangat penting dan urgent bagi anda yang memutuskan untuk keluar dari pekerjaan rutin anda dan memutuskan untuk menjadi seorang “pengusaha”.  Karena ketika anda masih bekerja anda masih mendapatkan benefit dari kantor anda, sedangkan ketika menjadi pengusaha maka anda sudah tidak dilindungi. Selain itu, bagi mereka yang memiliki tanggungan seharusnya memiliki Asuransi Jiwa, sehingga jika terjadi resiko meninggal dunia yang bisa terjadi kapan saja, maka keluarga yang ditinggalkan masih tetap dapat bertahan hidup dengan menggunakan Uang Pertanggungan yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi, termasuk melanjutkan bisnis yang sudah dibangun. Perhitungan Uang Pertanggungan yang dibutuhkan sangat penting, maka dari itu lakukan perhitungan berapa besarnya Uang Pertanggungan yang dibutuhkan untuk keluarga Anda dengan benar sehingga premi yang akan anda bayarkan setiap tahunnya sesuai, tidak kurang atau lebih. Dan pastikan asuransi yang anda miliki merupakan asuransi murni yang tidak dicampur dengan investasi agar Uang Pertanggungan yang diberikan maksimal.

Pisahkan dan Atur Alur Kas (Cash Flow) agar Tetap Positif

Berhubungan dengan dana darurat diatas, salah satu problem terbesar dalam sebuah bisnis yang sering terjadi adalah pengaturan cash flow yang tidak baik.  Jangan sampai pepatah “Besar Pasak daripada Tiang” terjadi dalam keuangan Anda. Rencanakan agar pengeluaran yang anda miliki jauh lebih kecil daripada pendapatan yang anda dapatkan. Untuk keuangan personal (pribadi), kelebihan dana yang anda miliki ini kelak dapat anda gunakan untuk investasi dan menabung termasuk menginvestasikan dana anda ke bisnis anda. Sedangkan untuk usaha, kelebihan alur kas dapat digunakan untuk melakukan perluasan usaha atau untuk memberikan bonus kepada pegawai. Sama seperti keuangan pribadi untuk usaha, sebaiknya lakukan pencatatan setiap kali melakukan transaksi. Fungsi dilakukannya pencatatan ini adalah untuk menjaga agar tidak terjadi kebocoran yang tidak kita ketahui. Yang paling terpenting dalam hal ini adalah untuk selalu melakukan pemisahan antara alur kas untuk pribadi (keluarga/rumah tangga) dengan alur kas untuk usaha.  Sering kali ditemukan keuangan pribadi dicampur dengan keuangan usaha yang kemudian mengakibatkan “modal usaha” ikut “termakan” untuk kepentingan keuangan pribadi.  Hasilnya adalah tidak ada modal usaha yang bisa diputarkan.  Oleh sebab itu, disiplin dalam pemisahan keuangan ini menjadi sangat penting untuk dilakukan.  Cara paling mudah adalah dengan menggunakan rekening bank terpisah antara rekening pribadi dengan rekening bisnis. Memiliki double income dari hasil bekerja sebagai karyawan dan sebagai pelaku usaha memang tidak dilarang dan sudah lumrah terjadi pada zaman sekarang. Kebutuhan hidup dan banyaknya tanggungan yang kita miliki akan mendorong kita untuk menjalani kedua hal tersebut. Butuh perencanaan keuangan yang matang agar masalah yang ingin kita selesaikan tidak menjadi masalah baru lagi dikemudian hari. Tetap kembangkan disiplin untuk menjalani keduanya dengan perencanaan keuangan yang baik dan benar.
Demikian info yang bisa kami sampaikan terkait tips merencanakan keuangan bisnis, rancangan keuangan bisnis, perhituangan keuangan membuka usaha, Bagaiamana merencanankan Keuangan Anda Sebelum Memulai Bisnis.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membangun bisnis di usia lanjut, pelatihan wirausaha bagi purnakarya, bisnis di masa pengsiun, mental usaha para purnakarya, work shop wirausaha jogja, racangan seminar wirausaha

    Bisnis di Usia Lanjut, Pelatihan Wirausaha Bagi Purnakarya

    • calendar_month Ming, 5 Mei 2013
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Membangun bisnis di usia lanjut, pelatihan wirausaha bagi purnakarya, bisnis di masa pengsiun, mental usaha para purnakarya, work shop wirausaha jogja, racangan seminar wirausaha. Pensiun atau purna karya bagi sebagian orang seringkali dianggap sebagai sebuah kenyataan yang tidak menyenangkan sehingga menjelang masanya tiba sebagian orang sudah merasa cemas karena tidak tahu kehidupan seperti apa yang […]

  • Wawancara Ky.H. As’ad Said Ali; Kita Tumbuhkan Kelas Menengah Baru Dari NU, memberdayakan ekonomi umat, memajukan ekonomi umat, dalam kerangka ekonomi bangsa indonesia

    Wawancara Ky.H. As’ad Said Ali; Kita Tumbuhkan Kelas Menengah Baru Dari NU

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2013
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Perkembangan ekonomi dilakalangan nahdiyin, kita kan membahas dalam bersama Ky.H. As’ad Said Ali. Bagaimana strategi pengembangan ekonomi bagi warga NU, berikut wawancara Mukafi Niam dengan Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali beberapa waktu lalu. Bagaimana upaya pengembangan ekonomi NU? Ini merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan warga NU. Titik tolaknya dari Nahdlatut Tujjar yang dikembangkan […]

  • HIPSI & NU Dalam Bingkai Sejarah

    HIPSI & NU Dalam Bingkai Sejarah

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2013
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Himpunan Pengusaha Santri Indonesia diakui ataupun tidak merupakan anak turun dari NU, dari HIPSI ini kaun NU ingin menegaskan bahwa NU tidak sekadar komunitas sarungan yang terbelakang, melainkan komunitas yang maju mendorong ke arah peradaban kontemporer dengan memperjuangkan pilar-pilar penopangnya. Namun semua itu masih bernuansa naratif. Deskripsinya hanya tentang hal-hal yang telah terjadi. Tidak ada […]

  • peluang usaha membuka toko bangunan, langkah-langkah membuka toko bangunan, peluang usaha toko bangunan, perhituangan membuka usaha toko bangunan.

    Tips dan Langkah Membuka Usaha Toko Bangunan

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2013
    • visibility 2.950
    • 0Komentar

    Tips & Langkah Membuka toko bangunan, perhitunagan membangun toko bangunan. Semakin besarnya kebutuhan material banyak mendorong seseorang untuk memulai usaha toko bangunan. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk yang tentunya ingin memiliki tempat tinggal, tentunya meningkat pula jumlah permintaan akan bahan bangunan. Memulai usaha dengan membuka usaha toko bangunan, merupakan salah satu pilihan tepat bagi pencari […]

  • Cara membangun usaha, tips membangun bisnis, kiat membangun bisnis kecil, membangun usaha jangka panjang, rumus membangun bisnis, tata kelola membangun sebuah bisnis

    10 Cara Membangun Usaha Kecil Untuk Meraih Sukses

    • calendar_month Jum, 31 Mei 2013
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Cara membangun usaha, tips membangun bisnis, kiat membangun bisnis hanya akan menjadi tidak penting bila hanya anda baca dan anda hayalankan. Membangun bisnis bukanlah hal yang mengerikan atau hal yang sangat sulit, namun begitu ia juga membutuhkan titik fokus dari anda sebagai calon pengusaha. Semua pengusaha di dunia tidak ada yang kaya mendadak atau bim […]

  • Jual beli menurut islam, hukum islam dalam mengatur jual beli, pola jual beli dalam pandangan islam, syariat islam dalam jual beli, fiqih jual beli

    Pandangan Islam Terhadap Jual Beli, Sebuah Pendekatan Manhaji

    • calendar_month Sen, 6 Mei 2013
    • visibility 618
    • 0Komentar

    Jual beli menurut islam, hukum islam dalam mengatur jual beli, pola jual beli dalam pandangan islam, syariat islam dalam jual beli, fiqih jual beli. Islam melihat konsep jual beli itu sebagai suatu alat untuk menjadikan manusia itu semakin dewasa dalam berpola pikir dan melakukan berbagai aktivitas, termasuk aktivitas ekonomi. Pasar sebagai tempat aktivitas jual beli […]

expand_less