Bagaiamana merencanankan Keuangan Anda Sebelum Memulai Bisnis, tips merencanakan keuangan bisnis, rancangan keuangan bisnis, perhituangan keuangan membuka usaha
Home » Perencanaan Keuangan » Bagaiamana Merencanankan Keuangan Anda Sebelum Memulai Bisnis

Bagaiamana Merencanankan Keuangan Anda Sebelum Memulai Bisnis

admin 19 Mei 2013 116

Bagaiamana merencanankan Keuangan Anda Sebelum Memulai Bisnis, adalah pertanyaan yang sering datang untuk orang yang akan membangun sebuah usaha. Kali ini kami akan membahas tips merencanakan keuangan bisnis, rancangan keuangan bisnis, perhituangan keuangan membuka usaha.
Berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan sebelum kita memulai bisnis:

Persiapkan Dana Darurat

Keberadaan Dana Darurat ini penting sekali. Fungsi dari Dana Darurat ini adalah sebagai Dana Cadangan yang dapat diambil jika kelak jika kita sedang dalam kondisi darurat, sebagai contoh untuk Dana Darurat keluarga kondisi darurat tersebut adalah PHK, anggota keluarga yang meninggal atau anak sakit. Bagi mereka yang akan memulai usaha sebaiknya penempatan Dana Darurat ini dipisahkan antara Dana Darurat untuk pribadi (keluarga) dengan Dana Darurat untuk usaha. Sementara itu untuk dana darurat bisnis biasanya dipakai untuk beberapa hal.  Misalnya dipakai untuk mendukung biaya operasional atau pembelian bahan pokok apabila ternyata pembayaran tagihan kita belum dibayarkan.

Sering kali banyak perusahaan yang baru mulai kurang memperhitungkan biaya operasional sehingga ketika terjadi termin pembayaran mundur mereka kewalahan dan bermasalah dengan cash flow mereka.  Dana darurat bisa juga dipakai apabila ada kejadian buruk menimpa usaha kita yang memerlukan kita untuk membayar biaya ganti rugi ataupun penalty. Besarnya Dana Darurat berbeda-beda disesuaikan oleh kondisi setiap individu atau keluarga. Sedangkan untuk penempatan Dana Darurat ini ada baiknya di tempatkan pada produk keuangan yang mudah di akses, aman dan memberikan kenyamanan (beresiko rendah).

Hindari Hutang Konsumtif

Bagi anda yang sedang ingin memulai berbisnis sangat tidak disarankan untuk memiliki hutang, terutama hutang konsumtif. Namun, jika anda sudah terlanjur memiliki hutang konsumtif, sebaiknya lunasilah terlebih dahulu hutang konsumtif tersebut. Besarnya bunga yang akan dibebankan pihak bank, suatu saat akan dapat sangat mengganggu keuangan anda. Di samping itu, belum stabilnya bisnis yang akan anda jalankan tentunya akan sangat memberatkan jika harus melunasi hutang tersebut. Jika ingin melakukan pinjaman dari Bank, sebaiknya dilakukan saat usaha yang anda jalankan telah berjalan minimal selama 2 tahun. Hal ini disebabkan sudah mulai stabilnya kondisi keuangan dari usaha yang anda jalankan.

Pastikan Anda telah Memiliki Asuransi

Keberadaan proteksi/asuransi ini sangat penting untuk melindungi nilai ekonomis Anda. Asuransi pertama yang wajib dimiliki adalah asuransi kesehatan.  Ini menjadi sangat penting dan urgent bagi anda yang memutuskan untuk keluar dari pekerjaan rutin anda dan memutuskan untuk menjadi seorang “pengusaha”.  Karena ketika anda masih bekerja anda masih mendapatkan benefit dari kantor anda, sedangkan ketika menjadi pengusaha maka anda sudah tidak dilindungi. Selain itu, bagi mereka yang memiliki tanggungan seharusnya memiliki Asuransi Jiwa, sehingga jika terjadi resiko meninggal dunia yang bisa terjadi kapan saja, maka keluarga yang ditinggalkan masih tetap dapat bertahan hidup dengan menggunakan Uang Pertanggungan yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi, termasuk melanjutkan bisnis yang sudah dibangun. Perhitungan Uang Pertanggungan yang dibutuhkan sangat penting, maka dari itu lakukan perhitungan berapa besarnya Uang Pertanggungan yang dibutuhkan untuk keluarga Anda dengan benar sehingga premi yang akan anda bayarkan setiap tahunnya sesuai, tidak kurang atau lebih. Dan pastikan asuransi yang anda miliki merupakan asuransi murni yang tidak dicampur dengan investasi agar Uang Pertanggungan yang diberikan maksimal.

Pisahkan dan Atur Alur Kas (Cash Flow) agar Tetap Positif

Berhubungan dengan dana darurat diatas, salah satu problem terbesar dalam sebuah bisnis yang sering terjadi adalah pengaturan cash flow yang tidak baik.  Jangan sampai pepatah “Besar Pasak daripada Tiang” terjadi dalam keuangan Anda. Rencanakan agar pengeluaran yang anda miliki jauh lebih kecil daripada pendapatan yang anda dapatkan. Untuk keuangan personal (pribadi), kelebihan dana yang anda miliki ini kelak dapat anda gunakan untuk investasi dan menabung termasuk menginvestasikan dana anda ke bisnis anda. Sedangkan untuk usaha, kelebihan alur kas dapat digunakan untuk melakukan perluasan usaha atau untuk memberikan bonus kepada pegawai. Sama seperti keuangan pribadi untuk usaha, sebaiknya lakukan pencatatan setiap kali melakukan transaksi. Fungsi dilakukannya pencatatan ini adalah untuk menjaga agar tidak terjadi kebocoran yang tidak kita ketahui. Yang paling terpenting dalam hal ini adalah untuk selalu melakukan pemisahan antara alur kas untuk pribadi (keluarga/rumah tangga) dengan alur kas untuk usaha.  Sering kali ditemukan keuangan pribadi dicampur dengan keuangan usaha yang kemudian mengakibatkan “modal usaha” ikut “termakan” untuk kepentingan keuangan pribadi.  Hasilnya adalah tidak ada modal usaha yang bisa diputarkan.  Oleh sebab itu, disiplin dalam pemisahan keuangan ini menjadi sangat penting untuk dilakukan.  Cara paling mudah adalah dengan menggunakan rekening bank terpisah antara rekening pribadi dengan rekening bisnis. Memiliki double income dari hasil bekerja sebagai karyawan dan sebagai pelaku usaha memang tidak dilarang dan sudah lumrah terjadi pada zaman sekarang. Kebutuhan hidup dan banyaknya tanggungan yang kita miliki akan mendorong kita untuk menjalani kedua hal tersebut. Butuh perencanaan keuangan yang matang agar masalah yang ingin kita selesaikan tidak menjadi masalah baru lagi dikemudian hari. Tetap kembangkan disiplin untuk menjalani keduanya dengan perencanaan keuangan yang baik dan benar.
Demikian info yang bisa kami sampaikan terkait tips merencanakan keuangan bisnis, rancangan keuangan bisnis, perhituangan keuangan membuka usaha, Bagaiamana merencanankan Keuangan Anda Sebelum Memulai Bisnis.

Comments are not available at the moment.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked*

*

*

Maybe you will like
14 Langkah Penting Dalam Menjalankan Bisnis

admin

11 Jun 2023

14 Langkah Penting Dalam Menjalankan Bisnis. Menjalankan bisnis yang sukses melibatkan berbagai aspek yang perlu dipertimbangkan. Berikut adalah 14 langkah penting yang dapat membantu Anda menjalankan bisnis dengan baik: 1. Rencanakan Dengan Matang Mulailah dengan menyusun rencana bisnis yang jelas dan terperinci. Identifikasi visi, misi, dan tujuan bisnis Anda. Tentukan target pasar, analisis pesaing, dan …

HIPSI ke UNSW Australia

admin

31 Jul 2017

 

Pertemuan Rutin Bulanan HIPSI DIY

admin

28 Des 2013

Himpuna Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) DIY secara kontinue terus melakukan konsolidasi baik internal organisasi maupun eksternal organisasi. Sebagai bagian dari agenda rutin organisasi HIPSI DIY melakukan pertemuan yang diadakan pada tanggal 26 Desember 2013 kemarin. Pertemuan rutin ini dilakukan sebaai bentuk konsolidasi internal organisasi dimana didalamnya diisi dengan berbagai acara. Pertemuan rutin ini merupakan pertemuan …

Seminar Entrepreneur “Mempersiapkan Diri Menuju Indonesia 2030”

admin

28 Des 2013

“Indonesia yang berpenduduk kurang lebih 250 juta jiwa dengan mendiami sekitar 11.000 pulau dari 17.504 pulau di seluruh Nusantara merupakan Negara berkembang dengan potensi yang paling mungkin untuk menjadi negara kuat di masa akan mendatang. Pemimpin perusahaan konsultan bisnis, McKinsey Indonesia, Raoul Oberman, menyatakan Indonesia berpotensi menjadi negara dengan ekonomi terbesar ketujuh di dunia pada …

Report; Ngaji Entrepreneur Bersama Menteri BUMN Dahlan ISkan

admin

20 Okt 2013

Ngaji entrepreneur bersama menteri BUMN Dahlan Iskan akhirnya terlaksana dengan sukses. Acara ini diawali dengan penampilan group hadroh Pon.Pes Ar-Risalah sebagai penyambut para tamu, kemudian diteruskan dengan sambutan dari ahlulbait dan dari pengurus Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) DIY. Telah hadir dalam acara ini para dirut BUMN se-DIY dan beberapa perwakilan selain itu hadir juga …

HIPSI DIY; Ngaji Entrepreneur Bersama Menteri BUMN Dahlan Iskan

admin

16 Okt 2013

Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) DIY bersama dengan Radar Jogja  mengundang Menteri BUMN untuk acara bertajuk “Ngaji Entrepeneur ” Bersama Menteri BUMN Dahlan Iskan”. Dalam kesempatan ini acara akan dilaksanakan mulai jam 19.30 WIB tanggal 18 Oktober 2013 maloam Sabtu di Pondok Pesantren Ar-Risalah, Mlangi Nogotirto Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman. Yogyakarta. Menurut H. Buchori Al …

Hot Categories