Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Perajin Perak Yogyakarta Tergerus, Faktor Utama Kebijakan PPN

Perajin Perak Yogyakarta Tergerus, Faktor Utama Kebijakan PPN

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 2 Mei 2013
  • visibility 435

Kebijakan Pajak Pertumbuhan Nilai, kebijakan PPN ternyata membarikan dampak yang signifikan bagi perajin perak yogyakarta. Penurun jumlah perajin perak yang ada di Yogyakarta diperkirakan sekitar 50% dari jumlah sebelum 2008 atau mulainya krisis finansial global. Ketua Koperasi Produksi Pengusaha Perak Yogyakarta, Sutoyo membenarkan jumlah perajin perak terus menurun. Meski data pasti memang tidak ada, ia memperkirakan penurunan mencapai sekitar 50%. Dari sebelumnya sekitar 2.000 perajin yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya, kini tinggal sekitar 1.000 perajin. Penurun itu, ungkap dia paling besar memang dipengaruhi lesunya pasar perak. Kelesuan pasar membuat para perajin tidak tertarik melakoni pekerjaan itu karena penghasilannya dianggap tidak menjanjikan. Adapun kebijakan Pemerintah Pusat juga dinilai tidak tanggap dengan permasalahan yang dialami industri perak. “Pemerintah kan masih menerapkan Ppn [Pajak Pertambahan Nilai] 10% untuk bahan baku. Itu membebani di tengah pangsa pasar yang lesu.

Kami berharap pemerintah menghapuskan itu,” ungkap dia, Selasa (16/4/2013). Rendahnya daya tarik kerajinan perak untuk dijadikan penghasilan utama juga diungkapkan salah satu perajin dari Bumen, Kotagede, Wanto. Dia menjelaskan, di kampungnya dahulu mayoritas masyarakat bekerja sebagai perajin perak. Namun saat ini sudah banyak yang beralih pekerjaan. Bahkan disebutnya, generasi muda sekitar usia 20 tahun hampir sudah tidak ada yang mau menjadi perajin perak. “Sekarang hampir sudah enggak ada yang melanjutkan. Soalnya kan penghasilannya tidak menjanjikan. Apalagi sekarang ini banyak yang gulung tikar,” terang dia. Wanto sendiri masih bertahan karena memang tidak memiliki keahlian lain. Pria yang mengaku hampir sepuluh tahun jadi perajin perak ini belum berniat meninggalkan pekerjaannya kecuali jika diberhentikan perusahaan tempat ia bekerja. Penurun jumlah perajin juga diakui pemilik Salim Silver, Prio Salim. Dia mengaku sebelum 2008 lalu masih memiliki sekitar 60 perajin.

Namun saat ini ia tinggal memiliki 24 perajin. Penurun perajin disebabkan beberapa hal di antaranya pengurangan pegawai yang dilakukan sejak krisis Amerika yang merupakan pangsa pasar utama. Selain itu juga sulitnya mencari perajin yang benar-benar berkualitas saat dibutuhkan. “Kalau minat sih masih ada asal pegusaha pintar-pintar membangun citra,” terang dia. Kepala Disperindagkoptan, Heru Pria Warjaka juga mengungkapkan sudah beberapa lama mengamati kemungkinan permasalahan regenerasi perajin perak. Namun hal itu, menurutnya sudah coba diantisipasi Pemkot maupun Pemprov. Upaya yang dilakukan yaitu melalui beberapa pelatihan-pelatihan. “Pengkaderan sudah jalan, yang muda-muda juga banyak dan biasanya kami memilih yang warga asli Jogja,” ungkap dia. Hanya saja, Heru menyatakan pihaknya memang tidak dapat menjamin keefektifan pengkaderan tersebut. Pihaknya tidak dapat memaksa setiap kader yang sudah mengikuti pelatihan untuk melanjutkan usaha di Jogja. Bahkan jika terpaksa SDM tersebut pindah ke luar kota untuk mencari peluang lebih, hal itu tidak terlalu menjadi masalah. “Kami ada bantuan modal yang bisa diakses. Tapi kalau alih pekerjaan atau alih tempat itu di luar jangkauan kami,” tandas dia. Perajin perak yogyakarta tergerus, faktor utama kebijakan PPN.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • beasiswa S2 luar negri, kerjasama indonesia dengan sudan, info beasiswa luar negri

    50 Beasiswa Tiap Tahun oleh Pemerintah Sudan

    • calendar_month Ming, 5 Mei 2013
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Kerjasama indonesia dengan Sudan, hubungan kerjasama Indonesia dengan Sudan, beasiswa tia tahun S1 & S2 luar negeri. Pemerintah Sudan menyediakan beasiswa kepada Pemerintah Indonesia sebanyak 50 beasiswa per tahunnya, beasiswa yang diberikan merupakan beasiswa di bidang ilmu ke-Islaman dan bahasa Arab.”Mereka itu (Pemerintah Sudan) menyediakan 50 beasiswa per tahunnya, tapi memang sementara ini lebih banyak […]

  • bisnis minimarket di jogja, bangunan minimarket di jogja, desain bangunan minimarket yogyakarta, cara memulai bisnis minimarket, membuat rab usaha minimarket,

    Bisnis Ritel/Minimarket Tantangan Bagi Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia Jogja

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2013
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Usaha ritel di yogyakarta, bisnis toko modern di yogyakarta, semakin tahun semakin meningkat. Dari fenomena hal ini Himpunan pengusaha pribumi indonesia (HIPPI) DIY, akan memberikan fasilitas minimarket dengan label HIPPI Marta. Tahun ini rencananya dibangun di lima titik di tiap kota kabupaten.”Pendirian toko rencananya akan dimulai pertengahan tahun ini,” kata Ketua Umum DPD Hippi DIY […]

  • , peluang usaha rumahan, bisnis rumahan minim resiko, peluang usaha modal kecil, bisnis rumahan jangka panjang

    Usaha Dari Rumah; Contoh Bisnis Rumahan Modal Kecil Minim Resiko

    • calendar_month Sab, 1 Jun 2013
    • visibility 517
    • 0Komentar

    Usaha dari rumah, bisnis rumahan, bisnis minim resiko adalah pilihan usaha yang banyak dicari oleh ibu-ibu rumah tangga atau bagi orang yang sedang ingin memulai usaha sampingan. Membangun usaha rumah adalah memuat pilihan bagaimana mendapatkan keuntungan dengan keadaan yang terbatas dan modal yang terbatas juga namun mampu menghasilkan uang yang konsisten dan jangka panjang. Hal […]

  • Cara membangun usaha, tips membangun bisnis, kiat membangun bisnis kecil, membangun usaha jangka panjang, rumus membangun bisnis, tata kelola membangun sebuah bisnis

    10 Cara Membangun Usaha Kecil Untuk Meraih Sukses

    • calendar_month Jum, 31 Mei 2013
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Cara membangun usaha, tips membangun bisnis, kiat membangun bisnis hanya akan menjadi tidak penting bila hanya anda baca dan anda hayalankan. Membangun bisnis bukanlah hal yang mengerikan atau hal yang sangat sulit, namun begitu ia juga membutuhkan titik fokus dari anda sebagai calon pengusaha. Semua pengusaha di dunia tidak ada yang kaya mendadak atau bim […]

  • fakta bisnis, artikel bisnis terkini, menjadi entrepreneurship menjadikan sehat, berita entrepreneurship, wacana berita ekonomi, artikel ekonomi yogyakarta,

    Fakta Bisnis, Berbisnis Membuat Tubuh Menjadi Sehat

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2013
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Fakta bisnis, berbisnis membuat tubuh menjasi sehat. Opini ini nampak miring dari wacana selama ini, bagaiaman tidak orang berbisnis banyak mendapat berita tentang setres bahkan hingga struk. Dari banyak berita yang kita dengar tentunya akan banyak yang menyatakan bahwa aktivitas bisnis rentan dua hal yakni untung dan rugi dan bilamana kerugian datang maka yang sering […]

  • Memahami Sistem Ekonomi Islam Dalam Untuk Menjalankan Bisnis, pemahaman sistem ekonomi islam kekinian, prinsip ekonomi syariah.

    Memahami Sistem Ekonomi Islam Dalam Untuk Menjalankan Bisnis

    • calendar_month Rab, 15 Mei 2013
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Memahami Sistem Ekonomi Islam Dalam Untuk Menjalankan Bisnis, pemahaman sistem ekonomi islam kekinian, prinsip ekonomi syariah. Ilmu ekonomi Islam merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah ekonomi rakyat yang dilhami oleh nilai-nilai Islam. Sejauh mengenai masalah pokok, hampir tidak terdapat perbedaan apapun antara ilmu ekonomi Islam dan ilmu ekonomi modern. Andaipun ada perbedaan itu terletak pada […]

expand_less