Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemerintah Bantul Mendapat Penghargaan Pelopor Pengembangan Usaha Mikro

Pemerintah Bantul Mendapat Penghargaan Pelopor Pengembangan Usaha Mikro

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 29 Mei 2013
  • visibility 563

Pemerintah Bantul Yogyakarta sangat gigih dalam memperjuangkan usaha mikro (UKM) sehingga ia mendapatkan penghargaan pelopor pengembangan usaha mikro dari dari Universitas Sebelas Maret Surakarta, Jawa Tengah. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul Sulistyanto, Minggu di Bantul mengatakan, piagam penghargaan pelopor pengembangan UMKM tersebut diberikan langsung oleh Direktorat Universitas Sebelas Maret di gedung kampus itu pada 29 Mei 2013.”Universitas Sebelas Maret mulai tahun kemarin telah memberi penghargaan kepada pelopor pengembangan UMKM baik Provinsi, Kabupaten/Kota dan BUMN kemudian swasta, dan untuk tahun kedua ini Bantul terpilih untuk mendapat penghargaan,” katanya.Menurut dia, penghargaan di bidang pelopor pengembangan UMKM ini merupakan yang pertama di terima Bantul, bahkan tidak disangka sebelumnya karena memang Pemkab Bantul tidak mengusulkan ataupun mengajukan untuk mendapat penghargaan.

“Kapan tim independen meninjau dan mengevaluasi kami tidak tahu, tahu-tahu bahwa Bupati diundang untuk menerima penghargaan Pelopor Pengembangan UMKM, namun karena saat itu Bupati sedang keluar kota, maka diwakilkan saya,” katanya.Selain Bantul sebagai kabupaten satu-satunya di Indonesia, kata dia penghargaan yang sama juga diberikan untuk Provinsi Jawa Barat (Jabar), sementara untuk kategori BUMN dan swasta pihaknya belum mengetahui.”Penghargaan ini diberikan kepada daerah yang melakukan kegiatan pengembangan UMKM. Untuk Bantul setahu saya karena ada kegiatan dan kepedulian terhadap pengembangan UMKM dari berbagai faktor,” katanya.Ia menyebutkan, diantaranya yang selama ini dilakukan yakni faktor regulasi atau kebijakan, penganggaran APBD untuk pembinaan UMKM, hibah dan pelatihan serta fasilitasi UMKM untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas.”Untuk bantuan sosial (Bansos) kepada UMKM tahun ini sebesar Rp700 juta sementara untuk dana latihan sebesar Rp175 juta. Jadi ada pemberian alat, bantuan modal termasuk pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk,” katanya. Menurut dia, karena berbagai kegiatan kepedulian kepada UMKM tersebut, pihaknya mengklaim jumlah UMKM di Bantul terus mengalami peningkatan antara lima sampai sepuluh persen per tahun.”Total jumlah UMKM di Bantul saat ini sekitar 36 ribu yang terdiri dari industri kecil seperti kerajinan ada sekitar 18 ribu lebih, sementara usaha yang bergerak di bidang olahan, jasa dan dagang sekitar 17 ribu lebih,” katanya. Demikian informasi terkait perkembangan ekonomi bantul Yogyakarta, yang mendapatkan penghargaan pelopor pengembangan usaha mikro, sebuah langkah yang patut diapresiasi dalam mengembangkan dan meningkatkan ekonomi rakyat terutama rakyat kecil.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Era Untuk Berbisnis, Waktu Tepat Untuk Memulai Usaha, kondisi ekonomi yang menguntungkan, ekosistem ekonomi nasional yang baik

    Era Untuk Berbisnis, Waktu Tepat Untuk Memulai Usaha

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2013
    • visibility 452
    • 0Komentar

    Era Untuk Berbisnis, Waktu Tepat Untuk Memulai Usaha, kondisi ekonomi yang menguntungkan, ekosistem ekonomi nasional yang baik, semua itu adalah hal yang perlu kita tau dari membangun sebuah usaha. Ada banyak alasan dikemukakan, mulai dari susahnya mencari pekerjaan sehingga alternatif berbisnis adalah salah satu solusinya. Pandangan itu lebih pesimistis. Memang ada banyak perspektif untuk menjelaskan itu. Namun […]

  • Event Jogja Tourism, TradeX and Investment Expo (Jogja TTI Expo 2013), promo wisata jogja, promo produck unggulan yogyakarta, peluang investasi di yogyakarta

    Event Jogja Tourism, Trade, and Investment Expo (Jogja TTI Expo 2013)

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2013
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Event Jogja Tourism, Trade, and Investment Expo (Jogja TTI Expo 2013) adalah ajang promo wisata jogja, promo produck unggulan yogyakarta, peluang investasi di yogyakarta, merupakan pameran ke-2, diselenggarakan atas kerjasama Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta dengan PT. Aira Mitra Media, dan didukung oleh Kementerian terkait, pada tanggal 21 – 24 November 2013 di Plaza Ambarrukmo […]

  • Koperasi Bantul, Dana Masyarakat Capai Rp146 Miliar

    Koperasi Bantul, Dana Masyarakat Capai Rp146 Miliar

    • calendar_month Ming, 28 Apr 2013
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Koperasi Kabupaten Bantul, dana koperasi kabupaten bantul, program dana masyarakat koperasi bantul. Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah mencatat dana investasi masyarakat yang berada pada semua koperasi di daerah ini sebesar Rp146 miliar selama 2012. “Selama ini koperasi sudah sangat membantu pemerintah, karena pada 2012 saja dana investasi masyarakat hampir sebesar […]

  • Cara membangun usaha, tips membangun bisnis, kiat membangun bisnis kecil, membangun usaha jangka panjang, rumus membangun bisnis, tata kelola membangun sebuah bisnis

    10 Cara Membangun Usaha Kecil Untuk Meraih Sukses

    • calendar_month Jum, 31 Mei 2013
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Cara membangun usaha, tips membangun bisnis, kiat membangun bisnis hanya akan menjadi tidak penting bila hanya anda baca dan anda hayalankan. Membangun bisnis bukanlah hal yang mengerikan atau hal yang sangat sulit, namun begitu ia juga membutuhkan titik fokus dari anda sebagai calon pengusaha. Semua pengusaha di dunia tidak ada yang kaya mendadak atau bim […]

  • pengurus HPSI DIY, daftar pengurus Himpunan Pengusaha Santri DIY, gerakan ekonomi Yogyakarta, Sejarah pembentukan HIPSI

    Buchori Al-Zahrowi Terpilih Sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) DIY

    • calendar_month Rab, 22 Mei 2013
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) yang merupakan turunan dari Rabithah Ma’ahid Islamiyah NU lahir pada tanggal 03 Februari 2012 kini mulai merambah ke wilayah-wilayah, tak luput Daerah Isitimewa Yogyakarta pun ikut membentuk badan otonom yang konsen diwalayah pengembangan ekonomi ini. Pembentukan HIPSI DIY diawali dari acara HARLAH NU ke-90 yakni Temu Saudagar dan Lintas Profesi […]

  • bisnis minimarket di jogja, bangunan minimarket di jogja, desain bangunan minimarket yogyakarta, cara memulai bisnis minimarket, membuat rab usaha minimarket,

    Bisnis Ritel/Minimarket Tantangan Bagi Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia Jogja

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2013
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Usaha ritel di yogyakarta, bisnis toko modern di yogyakarta, semakin tahun semakin meningkat. Dari fenomena hal ini Himpunan pengusaha pribumi indonesia (HIPPI) DIY, akan memberikan fasilitas minimarket dengan label HIPPI Marta. Tahun ini rencananya dibangun di lima titik di tiap kota kabupaten.”Pendirian toko rencananya akan dimulai pertengahan tahun ini,” kata Ketua Umum DPD Hippi DIY […]

expand_less