Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemerintah Bantul Mendapat Penghargaan Pelopor Pengembangan Usaha Mikro

Pemerintah Bantul Mendapat Penghargaan Pelopor Pengembangan Usaha Mikro

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 29 Mei 2013
  • visibility 506

Pemerintah Bantul Yogyakarta sangat gigih dalam memperjuangkan usaha mikro (UKM) sehingga ia mendapatkan penghargaan pelopor pengembangan usaha mikro dari dari Universitas Sebelas Maret Surakarta, Jawa Tengah. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul Sulistyanto, Minggu di Bantul mengatakan, piagam penghargaan pelopor pengembangan UMKM tersebut diberikan langsung oleh Direktorat Universitas Sebelas Maret di gedung kampus itu pada 29 Mei 2013.”Universitas Sebelas Maret mulai tahun kemarin telah memberi penghargaan kepada pelopor pengembangan UMKM baik Provinsi, Kabupaten/Kota dan BUMN kemudian swasta, dan untuk tahun kedua ini Bantul terpilih untuk mendapat penghargaan,” katanya.Menurut dia, penghargaan di bidang pelopor pengembangan UMKM ini merupakan yang pertama di terima Bantul, bahkan tidak disangka sebelumnya karena memang Pemkab Bantul tidak mengusulkan ataupun mengajukan untuk mendapat penghargaan.

“Kapan tim independen meninjau dan mengevaluasi kami tidak tahu, tahu-tahu bahwa Bupati diundang untuk menerima penghargaan Pelopor Pengembangan UMKM, namun karena saat itu Bupati sedang keluar kota, maka diwakilkan saya,” katanya.Selain Bantul sebagai kabupaten satu-satunya di Indonesia, kata dia penghargaan yang sama juga diberikan untuk Provinsi Jawa Barat (Jabar), sementara untuk kategori BUMN dan swasta pihaknya belum mengetahui.”Penghargaan ini diberikan kepada daerah yang melakukan kegiatan pengembangan UMKM. Untuk Bantul setahu saya karena ada kegiatan dan kepedulian terhadap pengembangan UMKM dari berbagai faktor,” katanya.Ia menyebutkan, diantaranya yang selama ini dilakukan yakni faktor regulasi atau kebijakan, penganggaran APBD untuk pembinaan UMKM, hibah dan pelatihan serta fasilitasi UMKM untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas.”Untuk bantuan sosial (Bansos) kepada UMKM tahun ini sebesar Rp700 juta sementara untuk dana latihan sebesar Rp175 juta. Jadi ada pemberian alat, bantuan modal termasuk pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk,” katanya. Menurut dia, karena berbagai kegiatan kepedulian kepada UMKM tersebut, pihaknya mengklaim jumlah UMKM di Bantul terus mengalami peningkatan antara lima sampai sepuluh persen per tahun.”Total jumlah UMKM di Bantul saat ini sekitar 36 ribu yang terdiri dari industri kecil seperti kerajinan ada sekitar 18 ribu lebih, sementara usaha yang bergerak di bidang olahan, jasa dan dagang sekitar 17 ribu lebih,” katanya. Demikian informasi terkait perkembangan ekonomi bantul Yogyakarta, yang mendapatkan penghargaan pelopor pengembangan usaha mikro, sebuah langkah yang patut diapresiasi dalam mengembangkan dan meningkatkan ekonomi rakyat terutama rakyat kecil.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Era Untuk Berbisnis, Waktu Tepat Untuk Memulai Usaha, kondisi ekonomi yang menguntungkan, ekosistem ekonomi nasional yang baik

    Era Untuk Berbisnis, Waktu Tepat Untuk Memulai Usaha

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2013
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Era Untuk Berbisnis, Waktu Tepat Untuk Memulai Usaha, kondisi ekonomi yang menguntungkan, ekosistem ekonomi nasional yang baik, semua itu adalah hal yang perlu kita tau dari membangun sebuah usaha. Ada banyak alasan dikemukakan, mulai dari susahnya mencari pekerjaan sehingga alternatif berbisnis adalah salah satu solusinya. Pandangan itu lebih pesimistis. Memang ada banyak perspektif untuk menjelaskan itu. Namun […]

  • Gelar Produk Kreatif Nusantara (GPKN Expo 19-22 september 2013), seminar industri kreatif, acara talkshow industri kreatif jogja, pameran industri kreatif jogjakarta, pentas seni kreasi seni budaya yogyakarta

    Gelar Produk Kreatif Nusantara (GPKN Expo 19-22 september 2013)

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2013
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Gelar Produk Kreatif Nusantara (GPKN Expo 19-22 september 2013), industri kreatif merupakan potensi wisata jogja yang belum maksimal digarap, padahal potensi industri kreatif sangat besar. Sebanyak 14 Sub Sektor Industri Kreatif Indonesia berorientasi pada ekonomi kerakyatan mayoritas berbasis di daerah dan bahkan sampai ke pelosok pedesaan.Untuk itu, guna mendukung berkembangnya industri kreatif khususnya di daerah […]

  • Dasar Berbisnis, Etika Dalam Menjalankan Bisnis, makna dan pengertian bisnis, bagaimana bisnis dimengerti dan dijalankan, memahami bisnis dalam etika dan praktik lapangan.

    Dasar Berbisnis, Etika Dalam Menjalankan Bisnis

    • calendar_month Ming, 12 Mei 2013
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Dasar Berbisnis, Etika Dalam Menjalankan Bisnis,  makna dan pengertian bisnis, bagaimana bisnis dimengerti dan dijalankan, memahami bisnis dalam etika dan praktik lapangan. Anoraga (1996) mengartikan bahwa bisnis memiliki makna dasar “The buying and selling of goods and service.” Dalam kamus bahasa Indonesia , bisnis diartikan sebagai usaha dagang, usaha komersial di dunia perdagangan. Pakar bisnis Skinner […]

  • 14 Langkah Penting Dalam Menjalankan Bisnis

    14 Langkah Penting Dalam Menjalankan Bisnis

    • calendar_month Ming, 11 Jun 2023
    • visibility 840
    • 0Komentar

    14 Langkah Penting Dalam Menjalankan Bisnis. Menjalankan bisnis yang sukses melibatkan berbagai aspek yang perlu dipertimbangkan. Berikut adalah 14 langkah penting yang dapat membantu Anda menjalankan bisnis dengan baik: 1. Rencanakan Dengan Matang Mulailah dengan menyusun rencana bisnis yang jelas dan terperinci. Identifikasi visi, misi, dan tujuan bisnis Anda. Tentukan target pasar, analisis pesaing, dan […]

  • opini kyai terhadap wirausaha, motivasi ulama terhadap gerakan ekonomi NU, perkembangan HIPSI DIY, pengembangan ekonomi ummat oleh HIPSI, pengurus HIPSI DIY

    Himpunan Pengusaha Santri Indonesia DIY, Kiai Juga Dorong Berwirausaha

    • calendar_month Kam, 23 Mei 2013
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Himpunan Pengusaha Santri Indonesia DIY, Kiai Juga Dorong Berwirausaha, “Orang yang selalu mendorong saya dalam berwirausaha itu Mbah Warsun. Mbah Warsun itu sangat respek pada santri yang punya jiwa mandiri. Sehingga beliau sering memberikan dorongan dan motivasi.” Demikian dikatakan H Suhadi Khozin, penasehat HIPSI Yogyakarta, saat ditemui NU Online di gedung PWNU DIY, Jl MT […]

  • Pengembangan Usaha dengan Workshop Toko Online UKM, usaha pemberdayaan Usaha Kecil Menengah, pelatihan toko online terkemuka, cara pemasaran online usaha kecil menengah

    Pengembangan Usaha dengan Workshop Toko Online UKM

    • calendar_month Sab, 18 Mei 2013
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Pengembangan Usaha dengan Workshop Toko Online UKM, kali ini Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) berkerjasama dengan PT. Telkom untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, melalui pendekatan pemberdayaan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam kegiatan IndiPreneur Workshop Toko Online yang bertujuan untuk meng-online-kan produk-produk UKM dalam satu direktori bisnis. PT. Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia merupakan tulang […]

expand_less