Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pemerintah Bantul Mendapat Penghargaan Pelopor Pengembangan Usaha Mikro

Pemerintah Bantul Mendapat Penghargaan Pelopor Pengembangan Usaha Mikro

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 29 Mei 2013
  • visibility 436

Pemerintah Bantul Yogyakarta sangat gigih dalam memperjuangkan usaha mikro (UKM) sehingga ia mendapatkan penghargaan pelopor pengembangan usaha mikro dari dari Universitas Sebelas Maret Surakarta, Jawa Tengah. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Bantul Sulistyanto, Minggu di Bantul mengatakan, piagam penghargaan pelopor pengembangan UMKM tersebut diberikan langsung oleh Direktorat Universitas Sebelas Maret di gedung kampus itu pada 29 Mei 2013.”Universitas Sebelas Maret mulai tahun kemarin telah memberi penghargaan kepada pelopor pengembangan UMKM baik Provinsi, Kabupaten/Kota dan BUMN kemudian swasta, dan untuk tahun kedua ini Bantul terpilih untuk mendapat penghargaan,” katanya.Menurut dia, penghargaan di bidang pelopor pengembangan UMKM ini merupakan yang pertama di terima Bantul, bahkan tidak disangka sebelumnya karena memang Pemkab Bantul tidak mengusulkan ataupun mengajukan untuk mendapat penghargaan.

“Kapan tim independen meninjau dan mengevaluasi kami tidak tahu, tahu-tahu bahwa Bupati diundang untuk menerima penghargaan Pelopor Pengembangan UMKM, namun karena saat itu Bupati sedang keluar kota, maka diwakilkan saya,” katanya.Selain Bantul sebagai kabupaten satu-satunya di Indonesia, kata dia penghargaan yang sama juga diberikan untuk Provinsi Jawa Barat (Jabar), sementara untuk kategori BUMN dan swasta pihaknya belum mengetahui.”Penghargaan ini diberikan kepada daerah yang melakukan kegiatan pengembangan UMKM. Untuk Bantul setahu saya karena ada kegiatan dan kepedulian terhadap pengembangan UMKM dari berbagai faktor,” katanya.Ia menyebutkan, diantaranya yang selama ini dilakukan yakni faktor regulasi atau kebijakan, penganggaran APBD untuk pembinaan UMKM, hibah dan pelatihan serta fasilitasi UMKM untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas.”Untuk bantuan sosial (Bansos) kepada UMKM tahun ini sebesar Rp700 juta sementara untuk dana latihan sebesar Rp175 juta. Jadi ada pemberian alat, bantuan modal termasuk pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk,” katanya. Menurut dia, karena berbagai kegiatan kepedulian kepada UMKM tersebut, pihaknya mengklaim jumlah UMKM di Bantul terus mengalami peningkatan antara lima sampai sepuluh persen per tahun.”Total jumlah UMKM di Bantul saat ini sekitar 36 ribu yang terdiri dari industri kecil seperti kerajinan ada sekitar 18 ribu lebih, sementara usaha yang bergerak di bidang olahan, jasa dan dagang sekitar 17 ribu lebih,” katanya. Demikian informasi terkait perkembangan ekonomi bantul Yogyakarta, yang mendapatkan penghargaan pelopor pengembangan usaha mikro, sebuah langkah yang patut diapresiasi dalam mengembangkan dan meningkatkan ekonomi rakyat terutama rakyat kecil.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pertumbuhan ekonomi yogyakarta triwulan pertama 2013, peningkatan ekspor yogyakarta 2013, data pertumbuhan ekspor yogyakarta 2013, faktor pertumbuhan ekonomi yogyakarta

    Berita Ekonomi, Pertumbuhan Ekspor DIY Peringkat Dua Nasional

    • calendar_month Sel, 4 Jun 2013
    • visibility 3.556
    • 0Komentar

    Berita ekonomi, pertumbuhan ekspor DIY peringkat dua nasional. Data ini menunjukan bahwa pertumbuhan ekspor yogyakarta cukup positif dalam triwulan pertama 2013 bahkan pertumbuhan ekspor yogyakarta menempati ururtan kedua setelah Propinsi Papua dengan pertumbuhan ekspor sebesar 29,2 persen dan nlai ekspor 1,8 juta dolar Amerika. “Sementara ekspor Papua tumbuh 43,5 persen dengan nilai total 382,9 juta […]

  • , peluang usaha rumahan, bisnis rumahan minim resiko, peluang usaha modal kecil, bisnis rumahan jangka panjang

    Usaha Dari Rumah; Contoh Bisnis Rumahan Modal Kecil Minim Resiko

    • calendar_month Sab, 1 Jun 2013
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Usaha dari rumah, bisnis rumahan, bisnis minim resiko adalah pilihan usaha yang banyak dicari oleh ibu-ibu rumah tangga atau bagi orang yang sedang ingin memulai usaha sampingan. Membangun usaha rumah adalah memuat pilihan bagaimana mendapatkan keuntungan dengan keadaan yang terbatas dan modal yang terbatas juga namun mampu menghasilkan uang yang konsisten dan jangka panjang. Hal […]

  • Memahami Sistem Ekonomi Islam Dalam Untuk Menjalankan Bisnis, pemahaman sistem ekonomi islam kekinian, prinsip ekonomi syariah.

    Memahami Sistem Ekonomi Islam Dalam Untuk Menjalankan Bisnis

    • calendar_month Rab, 15 Mei 2013
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Memahami Sistem Ekonomi Islam Dalam Untuk Menjalankan Bisnis, pemahaman sistem ekonomi islam kekinian, prinsip ekonomi syariah. Ilmu ekonomi Islam merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah ekonomi rakyat yang dilhami oleh nilai-nilai Islam. Sejauh mengenai masalah pokok, hampir tidak terdapat perbedaan apapun antara ilmu ekonomi Islam dan ilmu ekonomi modern. Andaipun ada perbedaan itu terletak pada […]

  • daftar pengurus HIPSI DIY, pembentukan pengurus hipsi diy, buchori al-zahrowi ketua hipsi diy, wirausaha santri, gerakan ekonomi santri,

    Santri Berwirausaha; Himpunan Pengusaha Santri Indonesia DIY

    • calendar_month Jum, 24 Mei 2013
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Santri Berwirausaha; Himpunan Pengusaha Santri Indonesia DIY, Meskipun berat, namun harus tetap melaksanakan tanggung jawab yang telah ditangguhkan di atas pundaknya. Demikian gambaran perasaan H Buchori Al-Zahrowi, tatkala pengusaha-pengusaha NU Yogyakarta mendaulatnya sebagai ketua Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) cabang Yogyakarta, Sabtu (1/6) sore, di gedung PWNU DIY, Jl MT Haryono, 41-42. Ditemui NU Online […]

  • Gelar Produk Kreatif Nusantara (GPKN Expo 19-22 september 2013), seminar industri kreatif, acara talkshow industri kreatif jogja, pameran industri kreatif jogjakarta, pentas seni kreasi seni budaya yogyakarta

    Gelar Produk Kreatif Nusantara (GPKN Expo 19-22 september 2013)

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2013
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Gelar Produk Kreatif Nusantara (GPKN Expo 19-22 september 2013), industri kreatif merupakan potensi wisata jogja yang belum maksimal digarap, padahal potensi industri kreatif sangat besar. Sebanyak 14 Sub Sektor Industri Kreatif Indonesia berorientasi pada ekonomi kerakyatan mayoritas berbasis di daerah dan bahkan sampai ke pelosok pedesaan.Untuk itu, guna mendukung berkembangnya industri kreatif khususnya di daerah […]

  • Membangun bisnis di usia lanjut, pelatihan wirausaha bagi purnakarya, bisnis di masa pengsiun, mental usaha para purnakarya, work shop wirausaha jogja, racangan seminar wirausaha

    Bisnis di Usia Lanjut, Pelatihan Wirausaha Bagi Purnakarya

    • calendar_month Ming, 5 Mei 2013
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Membangun bisnis di usia lanjut, pelatihan wirausaha bagi purnakarya, bisnis di masa pengsiun, mental usaha para purnakarya, work shop wirausaha jogja, racangan seminar wirausaha. Pensiun atau purna karya bagi sebagian orang seringkali dianggap sebagai sebuah kenyataan yang tidak menyenangkan sehingga menjelang masanya tiba sebagian orang sudah merasa cemas karena tidak tahu kehidupan seperti apa yang […]

expand_less