Koperasi Bantul, Dana Masyarakat Capai Rp146 Miliar

Koperasi Kabupaten Bantul, dana koperasi kabupaten bantul, program dana masyarakat koperasi bantul. Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah mencatat dana investasi masyarakat yang berada pada semua koperasi di daerah ini sebesar Rp146 miliar selama 2012. “Selama ini koperasi sudah sangat membantu pemerintah, karena pada 2012 saja dana investasi masyarakat hampir sebesar Rp146 miliar, pemerintah tidak mampu menganggarkan sebesar itu,” kata Kepala Disperindagkop Bantul, Sulistyanto, Rabu (24/4/2013). Menurut dia, disebut dana investasi masyarakat karena seperti contoh dalam simpan pinjam dana itu merupakan simpanan pokok, simpanan wajib termasuk simpanan sukarela dalam suatu koperasi.

“Dana itu kan investasi, tapi pemerintah tidak sadar kalau dana itu begitu besar, saat ini dana itu ada yang dipinjam untuk membuka usaha, atau pemilik koperasi yang membentuk toko atau dalam bentuk pinjaman untuk menggerakkan UMKM,” katanya. Ia menyebutkan, dana investasi masyarakat tersebut berasal dari sebanyak 462 koperasi di Bantul yang berbadan hukum, bahkan nilainya mengalami kenaikan dibanding pada 2011 yang sebesar Rp116 miliar.

“Semua koperasi terdapat dana investasi mulai dari yang paling sedikit hingga paling besar mencapai sebesar Rp16 miliar. Kalau tren perkembangan jelas ada kenaikan dari tahun ke tahun,” katanya. Meski begitu, kata dia, pihaknya tidak bisa mentargetkan peningkatan dana investasi masyarakat karena itu merupakan simpanan sukarela, akan tetapi pihaknya mendorong peningkatan kualitas koperasi terutama yang berbadan hukum. “Kalau kualitas koperasi itu semakin baik otomatis akan meningkatkan investasi masyarakat, seperti kalau dalam simpan pinjam itu dari sisi kesehatanya, karena kalau tidak sehat untuk mengajukan tambahan modal tentu akan sulit dikeluarkan bank,” katanya. Ia juga mengatakan karena koperasi melalui dana investasi masyarakat sudah membantu pemerintah dalam menumbuhkan sektor usaha di bidang UMKM maka sudah seharusnya revitalisasi koperasi menjadi salah satu program Bantul. “Selain kualitas yang perlu ditingkatkan, tentu kami mendorong kegiatan seperti koperasi atau pra koperasi untuk menjadi koperasi berbadan hukum, karena jelas hak dan kewajiban akan dilindungi termasuk kemudahan mandapat fasilitas,” katanya. Koperasi Kabupaten Bantul, dana koperasi kabupaten bantul, program dana masyarakat koperasi bantul.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *