<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>strategi membangun minimarket &#8211; HIPSI &#8211; Himpunan Pengusaha Santri Indonesia</title>
	<atom:link href="https://hipsi.org/tag/strategi-membangun-minimarket/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://hipsi.org</link>
	<description>Himpunan Pengusaha Santri Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 May 2013 09:47:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>

<image>
	<url>https://hipsi.org/wp-content/uploads/2021/05/logo-hipsi-kecil.png</url>
	<title>strategi membangun minimarket &#8211; HIPSI &#8211; Himpunan Pengusaha Santri Indonesia</title>
	<link>https://hipsi.org</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bisnis Ritel/Minimarket Tantangan Bagi Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia Jogja</title>
		<link>https://hipsi.org/bisnisritelminimarkettantanganbagihimpunanpengusahapribumiindonesiajogja/100</link>
					<comments>https://hipsi.org/bisnisritelminimarkettantanganbagihimpunanpengusahapribumiindonesiajogja/100#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 May 2013 09:22:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[daftar himpunan pengusaha pribumi indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[desain bangunan minimarket]]></category>
		<category><![CDATA[himpunan pengusaha pribumi yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[membangun usaha minimarket]]></category>
		<category><![CDATA[strategi membangun minimarket]]></category>
		<category><![CDATA[usaha minimarket di yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://hipsi.org/?p=100</guid>

					<description><![CDATA[Usaha ritel di yogyakarta, bisnis toko modern di yogyakarta, semakin tahun semakin meningkat. Dari fenomena hal ini Himpunan pengusaha pribumi indonesia (HIPPI) DIY, akan memberikan fasilitas minimarket dengan label HIPPI Marta. Tahun ini rencananya dibangun di lima titik di tiap kota kabupaten.”Pendirian toko rencananya akan dimulai pertengahan tahun ini,” kata Ketua Umum DPD Hippi DIY [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="https://hipsi.org/perajinperakyogyakartatergerusfaktorutamakebijakanppn/" target="_blank">Usaha ritel di yogyakarta</a>, bisnis toko modern di yogyakarta, semakin tahun semakin meningkat. Dari fenomena hal ini Himpunan pengusaha pribumi indonesia (HIPPI) DIY, akan memberikan fasilitas minimarket dengan label HIPPI Marta. Tahun ini rencananya dibangun di lima titik di tiap kota kabupaten.”Pendirian toko rencananya akan dimulai pertengahan tahun ini,” kata Ketua Umum DPD Hippi DIY Sumartoyo, usai bertemu Gubernur DIY di Kepatihan, Rabu (3/4/2013). Selanjutnya, pembukaan minimarket akan diupayakan di seluruh wilayah di mana kepengurusan Hippi terbentuk. Komoditi utama yang akan dijual di Hippi Mart adalah kebutuhan sehari-hari terutama produk lokal. Ia menolak rencana ini bertujuan untuk bersaing head to head dengan minimarket waralaba yang jumlahnya kian banyak dan <a href="https://hipsi.org/koperasi-bantul-dana-masyarakat-capai-rp146-miliar/" target="_blank">saling berdekatan</a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-100"></span>Namun menurutnya konsep Hippi Mart itu juga berjejaring, sehingga diharapkan antar pengurus saling mendukung pemasaran produk dari UMKM masing-masing daerah. “Misal peternak ayar petelur dari Bantul bisa menjual produknya di tempat kami,”katanya. Menurutnya, kualitas produk tetap menjadi prioritas walaupun proses seleksinya tidak seketat di minimarket atau pasar swalayan besar. Dia mengaku masih akan kembali mendiskusikan rencana itu secara intensif dengan gubernur agar keberadaannya tidak membunuh prasar tradisional. Di tempat terpisah, Sekretaris Komisi B DRPD DIY, Agus Mulyono mendukung penuh rencana tersebut. “Ini ide baik, semua pelaku UMKM perlu dilibatkan,”katanya. Usaha toko modern yogyakarta, membangun <a href="https://hipsi.org/hipsi-nu-dalam-bingkai-sejarah/" target="_blank">usaha minimarket di yogyakarta</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://hipsi.org/bisnisritelminimarkettantanganbagihimpunanpengusahapribumiindonesiajogja/100/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
