Santri Berwirausaha; Himpunan Pengusaha Santri Indonesia DIY

Santri Berwirausaha; Himpunan Pengusaha Santri Indonesia DIY, Meskipun berat, namun harus tetap melaksanakan tanggung jawab yang telah ditangguhkan di atas pundaknya. Demikian gambaran perasaan H Buchori Al-Zahrowi, tatkala pengusaha-pengusaha NU Yogyakarta mendaulatnya sebagai ketua Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) cabang Yogyakarta, Sabtu (1/6) sore, di gedung PWNU DIY, Jl MT Haryono, 41-42. Ditemui NU Online usai memimpin rapat perdana pembentukan kepengurusan HIPSI Yogya, bapak yang akrab disapa H Buchori AZ ini pun menuturkan perihal empat harapannya untuk HIPSI Yogya ke depan. “Pertama, tumbuhnya mindset enterpreneur. Kedua, meningkatnya ghirah wirausaha santri. Ketiga, bertambahnya link, dan keempat, memiliki data base pengusaha santri,” tuturnya.

(lebih…)

Himpunan Pengusaha Santri Indonesia DIY, Kiai Juga Dorong Berwirausaha

Himpunan Pengusaha Santri Indonesia DIY, Kiai Juga Dorong Berwirausaha, “Orang yang selalu mendorong saya dalam berwirausaha itu Mbah Warsun. Mbah Warsun itu sangat respek pada santri yang punya jiwa mandiri. Sehingga beliau sering memberikan dorongan dan motivasi.” Demikian dikatakan H Suhadi Khozin, penasehat HIPSI Yogyakarta, saat ditemui NU Online di gedung PWNU DIY, Jl MT Haryono 41-42, usai mengikuti acara Pembentukan pengurus HIPSI Cabang Yogyakarta, Sabtu (1/6) sore. Orang terdekat almarhum Mbah Warsun itu pun menceritakan perjalanan wirausaha yang telah digelutinya sejak lulus SMA, sekitar tahun 1982.  Dikatakan bahwa Mbah Warsun adalah orang yang selalu mendorongnya dalam berwirausaha. “Saat kuliah pun, Bapak jarang sekali menanyakan kuliahnya bagaimana. Yang ditanyakan justru adalah bagaimana usahanya?” papar H Suhadi sembari berkaca-kaca ketika mengenang pengarang kamus Al-Munawwir tersebut.

(lebih…)

Buchori Al-Zahrowi Terpilih Sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) DIY

Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) yang merupakan turunan dari Rabithah Ma’ahid Islamiyah NU lahir pada tanggal 03 Februari 2012 kini mulai merambah ke wilayah-wilayah, tak luput Daerah Isitimewa Yogyakarta pun ikut membentuk badan otonom yang konsen diwalayah pengembangan ekonomi ini. Pembentukan HIPSI DIY diawali dari acara HARLAH NU ke-90 yakni Temu Saudagar dan Lintas Profesi yang dilakasankaan di PP.Ngrukem Bantul. Pada pertemuan itu direkomondasikan untuk membentuk Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) wilayah DIY.
Tidak lanjut dari itu diadakan pertemuan para pengurus Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU serta mengundang para pengusaha yang memiliki latar belakang NU. Pada tanggal 01 Juni 2013 pertemuan diadakan di kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY ini akhirnya menyepakati dan membantuk HIPSI wilayah DIY.
(lebih…)

Event Jogja Tourism, Trade, and Investment Expo (Jogja TTI Expo 2013)

Event Jogja Tourism, Trade, and Investment Expo (Jogja TTI Expo 2013) adalah ajang promo wisata jogja, promo produck unggulan yogyakarta, peluang investasi di yogyakarta, merupakan pameran ke-2, diselenggarakan atas kerjasama Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta dengan PT. Aira Mitra Media, dan didukung oleh Kementerian terkait, pada tanggal 21 – 24 November 2013 di Plaza Ambarrukmo Yogyakarta.Pada penyelenggaraaan sebelumnya, Jogja TTI Expo 2012 telah sukses menarik minat peserta yang berpartisipasi pada pameran ini, selain itu antusias pengunjung cukup tinggi untuk melihat produk-produk unggulan, informasi pariwisata, dan peluang investasi dari berbagai daerah di Indonesia.

(lebih…)

Gelar Produk Kreatif Nusantara (GPKN Expo 19-22 september 2013)

Gelar Produk Kreatif Nusantara (GPKN Expo 19-22 september 2013), industri kreatif merupakan potensi wisata jogja yang belum maksimal digarap, padahal potensi industri kreatif sangat besar. Sebanyak 14 Sub Sektor Industri Kreatif Indonesia berorientasi pada ekonomi kerakyatan mayoritas berbasis di daerah dan bahkan sampai ke pelosok pedesaan.Untuk itu, guna mendukung berkembangnya industri kreatif khususnya di daerah potensial, Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta bekerjasama dengan PT. Aira Mitra Media dan didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian dan asosiasi terkait lainnya akan menyelenggarakan pameran berskala nasional: “Gelar Produk Kreatif Nusantara (GPKN Expo 2013)” pada tanggal 19-22 September 2013 di Plaza Ambarrukmo Yogyakarta, dengan tema: “Masyarakat Kreatif, Indonesia Bangkit”.

(lebih…)

Bagaiamana Merencanankan Keuangan Anda Sebelum Memulai Bisnis

Bagaiamana merencanankan Keuangan Anda Sebelum Memulai Bisnis, adalah pertanyaan yang sering datang untuk orang yang akan membangun sebuah usaha. Kali ini kami akan membahas tips merencanakan keuangan bisnis, rancangan keuangan bisnis, perhituangan keuangan membuka usaha.
Berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan sebelum kita memulai bisnis:

Persiapkan Dana Darurat

Keberadaan Dana Darurat ini penting sekali. Fungsi dari Dana Darurat ini adalah sebagai Dana Cadangan yang dapat diambil jika kelak jika kita sedang dalam kondisi darurat, sebagai contoh untuk Dana Darurat keluarga kondisi darurat tersebut adalah PHK, anggota keluarga yang meninggal atau anak sakit. Bagi mereka yang akan memulai usaha sebaiknya penempatan Dana Darurat ini dipisahkan antara Dana Darurat untuk pribadi (keluarga) dengan Dana Darurat untuk usaha. Sementara itu untuk dana darurat bisnis biasanya dipakai untuk beberapa hal.  Misalnya dipakai untuk mendukung biaya operasional atau pembelian bahan pokok apabila ternyata pembayaran tagihan kita belum dibayarkan.

(lebih…)

Page 4 of 8:« 1 2 3 4 5 6 7 » Last »