Pertemuan Rutin Bulanan HIPSI DIY

Sabtu, Desember 28th 2013. | Berita

Himpuna Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) DIY secara kontinue terus melakukan konsolidasi baik internal organisasi maupun eksternal organisasi. Sebagai bagian dari agenda rutin organisasi HIPSI DIY melakukan pertemuan yang diadakan pada tanggal 26 Desember 2013 kemarin. Pertemuan rutin ini dilakukan sebaai bentuk konsolidasi internal organisasi dimana didalamnya diisi dengan berbagai acara. Pertemuan rutin ini merupakan pertemuan kedua dimana pertemuan pertama diadakan di kabupaten Kulonprogo bertempat dikediaman Bapak.Kyai Sa’dun. Sedangkan pada pertemuan kedua ini diadakan di kediaman mas.Taufiq Abdurrahman yakni SOGAN BATIK Rejodani berlokasi Jl Palagan Tentara Pelajar km 10 Yogyakarta. Pada acara ini diawal dengan evaluasi, laporan dan pembubaran panitian seminar entrepreneur “Mempersiapkan Diri Menuju Indonesia 2030” yang diadakan tertanggal 20 Desember lalu.

Pada acara selanjutnya adalah shareng dari para pengusaha HIPSI terkait perjalanan usaha mereka, jatuh bangun membangun usaha dan juga tips dalam menjadi pengusaha. Sebagai muqodimah adalah mas taufiq Abdurrahman selaku owner Sogan Batik Rejodani membeberkan perjalanan usahanya dari awal tahun 2000an hingga sekarang. Dari ia belajar bagaimana membatik hingga mampu memproduksi sendiri sebuah desain batik yang unik, dan berkembang hingga sekarang. Dilanjutkan oleh mas Andika dia adalah developer dan juga pengusaha busana muslim. Dan untuk yang terakhir adalah mas Deni adalah pemilik It’s Coffe adalah coffe shop yang telah tersebar di berbagai kota di Indonesia. Dari semua pembicara kesemuanya membagikan masukan tentang bagaimana membangun sebuah usaha, menjalankan sebuah usaha hingga mengembangkannya dalam kondisi baik maupun terpuruk. Setelah itu acara berlangsung dengan kultural tanya jawab diantara masing-masing anggota HIPSI DIY. “Tiap bulan nanti akan terus dilakukan acara rutin seperti ini namun tidak hanya sekedar ajang manggung, karena dunia usaha tidak bisa dibangun hanya dari acara ke acara namun harus riel progrma dan pemberdayaan” timpal salah satu pengurus HIPSI DIY.

tags: , , , ,